siapin
UKOM Bidan

Kisi-kisi UKOM Bidan 2026: Materi, Jumlah Soal, dan Nilai Lulus

Tim Siapin5 menit baca

Jawaban singkat: kisi-kisi UKOM Bidan 2026 mengikuti siklus kesehatan reproduksi perempuan, yaitu prakonsepsi, kehamilan, persalinan, nifas dan menyusui, bayi baru lahir, bayi-balita-anak prasekolah, serta kesehatan reproduksi dan KB. Soalnya berupa kasus pilihan ganda berbasis komputer (CBT). Per Oktober 2026, angka batas lulus resmi tidak dipublikasikan di pengumuman Kolegium Kebidanan.

Banyak informasi tentang kisi-kisi beredar di media sosial dengan persentase yang sangat rinci. Sebagian berguna, sebagian tidak jelas sumbernya. Artikel ini memisahkan mana yang tertulis di dokumen resmi dan mana yang sebatas pola yang biasa dipakai bimbingan belajar, supaya kamu bisa menyusun prioritas belajar dengan tenang.

Apa saja materi UKOM Bidan 2026?

Materi UKOM Bidan disusun berdasarkan kompetensi bidan yang dipakai pendidikan kebidanan di Indonesia. Cara paling praktis memetakan materinya adalah mengikuti siklus hidup perempuan dan anak, karena hampir semua soal kasus bisa ditempatkan di salah satu tahap berikut:

  • Remaja, pranikah, dan prakonsepsi: skrining anemia, gizi, konseling kesehatan reproduksi.
  • Kehamilan: pelayanan antenatal, deteksi dini risiko, anemia, hipertensi dalam kehamilan, tanda bahaya.
  • Persalinan: asuhan persalinan normal, partograf, manajemen aktif kala III, penyulit persalinan.
  • Nifas dan menyusui: involusi, laktasi, infeksi nifas, perdarahan pascasalin lanjut.
  • Bayi baru lahir: resusitasi, IMD, vitamin K1, imunisasi HB-0, hipotermia, ikterus.
  • Bayi, balita, dan anak prasekolah: tumbuh kembang, imunisasi dasar, gizi.
  • Kesehatan reproduksi dan KB: konseling, kriteria kelayakan medis, KB pascapersalinan.
  • Lintas tahap: kegawatdaruratan maternal neonatal, etika dan hukum, komunikasi, manajemen pelayanan.

Berapa jumlah soal UKOM Bidan dan berapa lama waktunya?

Pedoman uji kompetensi nasional yang menjadi lampiran Permenristekdikti Nomor 12 Tahun 2016 mengatur ujian D-III Kebidanan sebanyak 180 soal yang dikerjakan dalam 180 menit tanpa jeda. Pola ini lama menjadi acuan. Namun, surat jadwal UKOM Bidan 2026 dari Tim Adhoc tidak mencantumkan jumlah soal dan durasi, sehingga pastikan angka terbarunya lewat sosialisasi resmi yang diterima kampusmu.

Yang pasti untuk 2026: ujian hanya menggunakan satu metode, yaitu CBT daring di Tempat Uji Kompetensi. Jika acuan 180 soal dalam 180 menit masih berlaku, artinya kamu punya sekitar satu menit per soal. Latih ritme ini sejak sekarang.

Seperti apa bentuk soal UKOM Bidan?

Hampir semua soal berbentuk vignette: deskripsi singkat pasien (usia, paritas, usia kehamilan, keluhan, hasil pemeriksaan), lalu satu pertanyaan dengan lima pilihan. Pertanyaannya biasanya salah satu dari pola ini: diagnosis kebidanan apa yang paling tepat, tindakan awal apa yang paling tepat, pemeriksaan apa yang perlu dilakukan, atau KIE apa yang paling sesuai.

Beberapa lembaga bimbingan membagikan rincian bobot, misalnya porsi kehamilan dan persalinan yang paling besar atau porsi soal penalaran jauh di atas soal hafalan. Rincian itu tidak tercantum di pengumuman resmi Kolegium Kebidanan, jadi perlakukan sebagai perkiraan. Namun polanya masuk akal: kehamilan, persalinan, dan kegawatdaruratan memang paling sering muncul dalam latihan.

Berapa nilai batas lulus UKOM Bidan?

Pengumuman hasil Periode 1 dan Periode 2 tahun 2026 di laman KKI hanya memuat SK kelulusan dan lampiran nama per program studi, tanpa menyebut angka batas lulus. Klaim seperti "aman kalau benar 70%" yang sering beredar bukan ketentuan resmi.

Dalam praktik uji kompetensi kesehatan, nilai batas umumnya ditetapkan berdasarkan kriteria, bukan dengan membandingkan peserta satu sama lain. Jadi, jangan menunggu tahu angka pasti. Targetkan konsisten benar pada soal topik inti, terutama kegawatdaruratan, karena di sanalah kesalahan paling mahal.

Bagaimana memakai kisi-kisi untuk menyusun jadwal belajar?

Gunakan kisi-kisi sebagai daftar periksa, bukan sekadar daftar bacaan. Langkah yang bisa kamu ikuti:

  • Tulis delapan tahap siklus di atas dalam satu tabel, lalu beri nilai 1–3 untuk tingkat penguasaanmu.
  • Mulai dari tahap bernilai rendah yang paling sering keluar, yaitu kehamilan, persalinan, dan bayi baru lahir.
  • Untuk tiap topik, kuasai empat hal: tanda khas, pemeriksaan yang tepat, tindakan sesuai kewenangan bidan, dan kriteria rujukan.
  • Kerjakan blok 30–50 soal bertimer setelah setiap topik, lalu catat pola kesalahanmu.
  • Setiap dua minggu, kerjakan satu simulasi penuh untuk melatih stamina dan ritme.

Topik apa yang paling sering menjebak di UKOM Bidan?

Dari pola latihan soal kasus, ada beberapa topik yang sering membuat peserta ragu karena jawabannya bergantung pada detail kecil di vignette. Kuasai perbedaan-perbedaan berikut:

  • Preeklamsia dengan dan tanpa gejala berat, serta kapan magnesium sulfat diberikan sebelum rujukan.
  • Atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta, dan robekan jalan lahir sebagai penyebab perdarahan pascasalin.
  • Fase laten dan fase aktif persalinan, garis waspada dan garis bertindak pada partograf.
  • Langkah awal resusitasi bayi baru lahir dan kapan ventilasi tekanan positif dimulai.
  • Pilihan KB untuk ibu menyusui dan waktu pemasangan AKDR pascapersalinan.
  • Keluhan fisiologis kehamilan dan tanda bahaya yang mengharuskan rujukan.

Pedoman apa yang dijadikan acuan jawaban?

Jawaban soal mengikuti pedoman yang dipakai secara nasional, misalnya asuhan persalinan normal (APN), buku saku pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir dari Kementerian Kesehatan, Buku KIA, dan Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 untuk pelayanan kehamilan sampai pascapersalinan. Jika jawaban versi buku lama dan pedoman terbaru berbeda, pilih yang sesuai pedoman terbaru.

Untuk mengecek apakah pemahamanmu sudah sesuai pedoman, latihan dengan soal yang pembahasannya menjelaskan alasan setiap opsi jauh lebih efektif. Try out UKOM Bidan di Siapin dirancang penuh sesuai pola CBT dan menyertakan pembahasan per opsi, sehingga kamu tahu kenapa jawabanmu keliru, bukan hanya jawaban benarnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul seputar topik ini.

Apakah kisi-kisi UKOM Bidan D-III dan Profesi sama?

Keduanya diuji dalam jadwal yang sama dan berangkat dari siklus kesehatan reproduksi yang sama. Kedalaman dan cakupan kewenangan dapat berbeda sesuai jenjang, jadi tanyakan detail kisi-kisi resmi ke program studimu.

Apakah materi tumbuh kembang anak keluar di UKOM Bidan?

Ya, asuhan bayi, balita, dan anak prasekolah termasuk lingkup kompetensi bidan. Porsinya lebih kecil daripada kehamilan dan persalinan, tetapi jangan dilewatkan.

Apakah ada pengurangan nilai untuk jawaban salah?

Pengumuman resmi 2026 tidak menyebut adanya pengurangan nilai. Kosongkan jawaban tidak memberi keuntungan, jadi pastikan semua soal terisi sebelum waktu habis.

Dari mana kisi-kisi resmi bisa didapat?

Kisi-kisi dan petunjuk teknis biasanya disampaikan ke institusi melalui sosialisasi Tim Adhoc dan Kolegium Kebidanan. Mintalah salinannya lewat program studimu.

Uji strategimu di try out UKOM Bidan full-length

1 try out · 180 soal. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.

Paket Lengkap UKOM Bidan Rp99.000 · bayar sekali, akses 1 tahun

Lihat paket try out
Tim Siapin

Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.

Artikel terkait