siapin
TOEFL

Beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT: Format, Skor, dan Mana yang Kamu Butuhkan

Tim Siapin8 menit baca

Sebelum mendaftar tes, penting memahami beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT, karena ketiganya bukan sekadar varian nama melainkan tes dengan format, section, dan kegunaan yang berbeda. Salah memilih jenis tes bisa berarti membayar mahal untuk sertifikat yang ternyata tidak diterima oleh kampus atau pemberi beasiswa tujuanmu. Maka, sebelum memutuskan, kenali dulu peta perbedaannya agar usaha dan biayamu tidak terbuang.

Artikel ini menguraikan beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT secara lengkap: dari struktur soal, rentang skor, sampai kapan masing-masing dibutuhkan untuk beasiswa, masuk kampus, syarat kerja, atau wisuda. Di bagian akhir, kamu juga akan tahu cara berlatih untuk tiap jenis tes agar siap menghadapi format yang tepat.

Sekilas Beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT

Ketiganya sama-sama dikeluarkan oleh ETS, tapi melayani kebutuhan yang berbeda. TOEFL PBT (Paper-Based Test) adalah format kertas klasik yang kini sudah sangat jarang diselenggarakan dan secara umum digantikan oleh format lain. TOEFL ITP (Institutional Testing Program) juga berbasis kertas, tapi ditujukan untuk keperluan institusional di dalam negeri seperti syarat kampus, beasiswa lokal, atau wisuda, dan tidak berlaku untuk pendaftaran kuliah ke luar negeri.

Sementara itu, TOEFL iBT (Internet-Based Test) adalah format paling lengkap, dikerjakan lewat komputer, dan menjadi standar yang diakui secara internasional untuk pendaftaran universitas luar negeri serta banyak beasiswa bergengsi. Singkatnya, perbedaan paling mendasar terletak pada media pengerjaan, cakupan section, dan tingkat pengakuannya.

Format dan Section Tiap Jenis Tes

Perbedaan format adalah inti dari beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT. ITP dan PBT mengukur kemampuan reseptif dan tata bahasa, sementara iBT mengukur empat keterampilan berbahasa secara utuh termasuk berbicara dan menulis. Berikut rinciannya:

  • TOEFL ITP: tiga section, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Berbasis kertas, tanpa Speaking dan Writing.
  • TOEFL PBT: mirip ITP dengan Listening, Structure, dan Reading, namun versi resmi PBT umumnya menyertakan komponen Test of Written English (TWE) terpisah. Format ini sudah sangat langka.
  • TOEFL iBT: empat section lengkap, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Dikerjakan via komputer dengan jawaban Speaking direkam dan Writing diketik.

Rentang Skor dan Cara Membacanya

Memahami rentang skor membantumu menafsirkan target dengan benar. TOEFL ITP memiliki rentang skor total 310 sampai 677, dihitung dari tiga section. TOEFL PBT memiliki rentang serupa, yaitu sekitar 310 sampai 677, mengingat strukturnya yang mirip dengan ITP.

TOEFL iBT memakai skala yang sangat berbeda, yaitu total 0 sampai 120, dengan masing-masing dari empat section bernilai 0 sampai 30. Karena skalanya tidak sama, skor ITP 550 tidak otomatis setara dengan angka tertentu di iBT, jadi jangan membandingkannya secara langsung. Selalu cek skala yang diminta oleh institusi tujuanmu agar tidak salah menetapkan target.

Kegunaan: Beasiswa, Kampus, Kerja, dan Wisuda

Pertanyaan terpenting bukan tes mana yang paling sulit, melainkan tes mana yang kamu butuhkan. Inilah sisi paling praktis dari beda TOEFL ITP, iBT, dan PBT. Kebutuhanmu menentukan pilihan, bukan sebaliknya.

Secara umum, gunakan panduan berikut untuk mencocokkan jenis tes dengan tujuanmu, namun selalu verifikasi ulang ke pihak penyelenggara atau institusi karena persyaratan bisa berbeda:

  • Kuliah ke luar negeri dan beasiswa internasional: hampir selalu meminta TOEFL iBT karena diakui global dan mencakup Speaking serta Writing.
  • Syarat masuk pascasarjana dalam negeri, beasiswa lokal, atau seleksi institusional: umumnya menerima TOEFL ITP.
  • Syarat kelulusan atau wisuda kampus: banyak perguruan tinggi memakai TOEFL ITP atau tes prediksi sebagai standar minimal.
  • Syarat melamar kerja atau kenaikan jenjang: bervariasi, sebagian cukup ITP, sebagian instansi internasional meminta iBT.
  • TOEFL PBT: jarang diminta saat ini, jadi pastikan dulu apakah institusimu benar-benar menyebut PBT secara spesifik.

Mana yang Kamu Butuhkan?

Untuk menentukan pilihan, mulailah dari dokumen persyaratan resmi tujuanmu. Jika tertulis skala 0 sampai 120, berarti kamu butuh iBT. Jika tertulis rentang 310 sampai 677 atau menyebut keperluan institusional, kemungkinan besar yang diminta adalah ITP. Jangan menebak; satu menit membaca persyaratan bisa menghemat biaya tes yang tidak murah.

Pertimbangkan juga kesiapanmu. iBT menuntut kemampuan Speaking dan Writing yang aktif, sementara ITP lebih menekankan Listening, tata bahasa, dan Reading. Jika tujuanmu hanya memenuhi syarat wisuda, mengejar iBT bisa jadi terlalu berat dan mahal. Sebaliknya, jika kamu mengincar beasiswa luar negeri, ITP tidak akan diterima betapapun tinggi skormu.

Cara Berlatih untuk Tiap Jenis Tes

Karena formatnya berbeda, strategi latihannya pun berbeda. Untuk ITP dan PBT, fokuskan latihan pada Listening Comprehension, penguasaan pola Structure and Written Expression, dan kecepatan Reading. Banyak poin di kedua tes ini bisa diangkat cepat dengan menghafal pola tata bahasa yang berulang. Untuk iBT, kamu wajib melatih Speaking dengan merekam jawaban dan Writing dengan mengetik esai bertimer, selain Reading dan Listening.

Apa pun jenis tes targetmu, latihan terukur tetap kuncinya. Kerjakan try out TOEFL di Siapin sesuai format yang kamu butuhkan, lalu buka pembahasan tiap soal untuk memahami setiap kesalahan, sembari analitik kelemahan menunjukkan section yang perlu kamu kuatkan. Perlu diingat, skor latihan di Siapin adalah estimasi kesiapan, bukan skor resmi dari ETS, namun sangat berguna sebagai tolok ukur sebelum kamu mendaftar tes yang sesungguhnya. Tentukan dulu tes mana yang kamu butuhkan, lalu latih dengan format yang tepat sejak hari ini.

Uji strategimu di try out TOEFL full-length

6 try out · 840 soal · 1 kelas · 2 flipbook. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.

Paket Lengkap TOEFL Rp432.000Rp149.000 · bayar sekali, akses 1 tahun

Lihat paket try out
Tim Siapin

Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.

Artikel terkait