Bahasa Indonesia Kelas 5
BABV

Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Bab V

Menjadi Warga Dunia

12 soal · Dasar 4 · Sedang 5 · HOTS 3

Tersedia Cakupan TKA

Latihan original Siapin, mengikuti urutan topik buku Kurikulum Merdeka; bukan dari buku paket.

Ingat kembali

  • Teks informasi menyampaikan fakta tentang suatu hal, misalnya kebiasaan bangsa lain.
  • Gagasan utama teks adalah inti dari seluruh paragraf. Biasanya ada di paragraf pembuka atau penutup.
  • Saat membandingkan dua teks, perhatikan persamaan (tema, tujuan) dan perbedaan (jenis teks, cara penyampaian).
  • Teks informasi berisi fakta. Cerita fiksi berisi tokoh, kejadian, dan dialog rekaan.
  • Banyak kata Indonesia diserap dari bahasa asing. Bentuk bakunya dapat diperiksa di KBBI, misalnya aktivitas (bukan aktifitas) dan kualitas (bukan kwalitas).

Contoh: Teks A menjelaskan aturan makan di beberapa negara. Teks B menceritakan Dodo yang bingung memakai sumpit saat makan di rumah temannya dari Korea. Apa persamaan dan perbedaan kedua teks?

  1. Persamaannya, keduanya bertema kebiasaan makan di negara lain. Perbedaannya, Teks A berisi fakta (teks informasi), sedangkan Teks B berisi pengalaman tokoh rekaan (cerita).

Awas jebakan!

  • Gagasan utama seluruh teks bukan isi satu paragraf saja. Pilihan yang hanya menyebut satu negara biasanya terlalu sempit.
  • Kata serapan yang sering diucapkan belum tentu baku. Contohnya, yang baku adalah aktivitas, kreatif, dan nasihat.

Tujuan bab

  • Menemukan informasi tentang budaya bangsa lain dalam teks informasi
  • Menentukan gagasan utama seluruh teks
  • Membandingkan teks informasi dengan cerita fiksi bertema sama
  • Menulis kata serapan dalam bentuk baku

Bacaan bab ini

Salam dari Berbagai Penjuru Dunia· Teks informasi

Setiap bangsa punya cara sendiri untuk memberi salam. Cara-cara itu menunjukkan rasa hormat kepada orang lain.

Di Jepang, orang biasanya membungkukkan badan ketika bertemu. Semakin dalam bungkukannya, semakin besar rasa hormat yang ditunjukkan. Karena itu, seseorang biasanya membungkuk lebih dalam kepada orang yang lebih tua atau kepada gurunya. Membungkuk juga dilakukan untuk mengucapkan terima kasih atau meminta maaf.

Di Thailand, ada salam yang disebut wai. Kedua telapak tangan dirapatkan di depan dada, lalu kepala sedikit ditundukkan. Salam yang mirip juga dikenal di India, biasanya sambil mengucapkan “namaste”.

Suku Maori di Selandia Baru mengenal salam hongi. Dua orang saling menempelkan hidung dan dahi. Salam ini melambangkan berbagi napas kehidupan.

Bagaimana dengan Indonesia? Banyak anak Indonesia bersalaman sambil mencium tangan orang tua atau guru. Kebiasaan ini sering disebut salim.

Walaupun caranya berbeda, semua salam itu punya tujuan yang sama, yaitu menghormati dan menyambut orang lain. Jika suatu hari bertemu teman dari negara lain, kita bisa bertanya tentang cara memberi salam di negaranya. Dengan begitu, kita belajar menghargai perbedaan.

Salam yang Tertukar· Cerita fiksi

Sekolah Gilang di Makassar kedatangan siswa pertukaran dari Jepang bernama Haruto. Haruto akan tinggal di rumah Gilang selama dua minggu.

Malam sebelumnya, Gilang berlatih membungkuk di depan cermin. Ia juga menghafal satu kata Jepang, yaitu konnichiwa, yang berarti selamat siang. “Aku harus menyambutnya dengan cara Jepang,” pikirnya.

Keesokan harinya, Haruto tiba sambil membawa oleh-oleh kipas kertas bergambar ikan koi. Gilang langsung membungkuk dalam-dalam. Pada saat yang sama, Haruto mengulurkan tangan untuk bersalaman. Kepala Gilang hampir membentur tangan Haruto. Keduanya terdiam, lalu tertawa terbahak-bahak.

“Aku sudah belajar cara salam Indonesia dari buku,” kata Haruto dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata. Ia lalu menghampiri Nenek dan mencium tangannya. Nenek tersenyum lebar dan mengusap kepala Haruto.

Malam itu, mereka makan coto Makassar bersama. Haruto mencicipinya dengan ketupat dan berkata, “Enak sekali!” Haruto bercerita tentang festival musim panas di kotanya. Gilang mengajarinya bermain congklak.

“Ternyata kita sama-sama ingin menghormati satu sama lain,” kata Gilang sambil tertawa. “Hanya caranya yang tertukar.”

Sejak hari itu, mereka punya salam khusus: membungkuk sedikit, lalu bersalaman.

Latihan bertingkat

Satu soal per layar, tanpa batas waktu, dan pembahasan langsung muncul setelah menjawab. Pemanasan bisa dikerjakan tanpa akun. Latihan dan Tantangan cukup dengan akun gratis.

  1. DasarPemanasan · 4 soalKonsep inti bab. Gratis, tanpa daftar.
  2. SedangLatihan · 5 soalSoal cerita sehari-hari.
    Memeriksa akun…
  3. HOTSTantangan · 3 soalMenalar dari tabel, gambar, atau beberapa pernyataan.
    Memeriksa akun…

Soal pemanasan & pembahasan

  1. 1.Dasar

    (Bacaan 1: “Salam dari Berbagai Penjuru Dunia”)

    Salam wai yang dijelaskan dalam teks berasal dari …

    • A. Jepang
    • B. Thailand
    • C. Selandia Baru
    • D. Indonesia
    Lihat jawaban & pembahasan

    Jawaban yang tepat: “Thailand”.

    1. Paragraf ketiga menulis, “Di Thailand, ada salam yang disebut wai.”
    2. Jepang dikenal dengan salam membungkuk, dan Selandia Baru dengan hongi.
  2. 2.Dasar

    (Bacaan 1: “Salam dari Berbagai Penjuru Dunia”)

    Apa nama salam suku Maori yang dilakukan dengan saling menempelkan hidung dan dahi?

    Lihat jawaban & pembahasan

    Jawaban yang tepat: hongi.

    1. Paragraf keempat menulis, “Suku Maori di Selandia Baru mengenal salam hongi.
    2. Dua orang saling menempelkan hidung dan dahi.”
  3. 3.Dasar

    (Bacaan 2: “Salam yang Tertukar”)

    Berapa lama Haruto akan tinggal di rumah Gilang?

    • A. dua hari
    • B. satu bulan
    • C. dua minggu
    • D. satu tahun
    Lihat jawaban & pembahasan

    Jawaban yang tepat: “dua minggu”.

    1. Paragraf pertama menulis, “Haruto akan tinggal di rumah Gilang selama dua minggu.”
  4. 4.Dasar

    (Bacaan 2: “Salam yang Tertukar”)

    Mengapa Gilang berlatih membungkuk di depan cermin?

    • A. Ia ingin menyambut Haruto dengan cara Jepang.
    • B. Ia akan tampil menari di sekolah.
    • C. Neneknya memintanya berlatih.
    • D. Ia ingin belajar bahasa Jepang.
    Lihat jawaban & pembahasan

    Jawaban yang tepat: “Ia ingin menyambut Haruto dengan cara Jepang.”.

    1. Gilang berpikir, “Aku harus menyambutnya dengan cara Jepang.”
    2. Ini menunjukkan alasannya berlatih membungkuk.

Tantangan terbuka

Wawancarai satu anggota keluarga atau tetangga tentang cara memberi salam atau tradisi menyambut tamu di daerah asalnya. Tulis 4–6 kalimat hasilnya, lalu bandingkan dengan satu cara salam dari teks “Salam dari Berbagai Penjuru Dunia”. Tulis minimal satu persamaan dan satu perbedaan.

Yang dinilai orang tua:

  • Menyebut nama narasumber dan daerah asalnya.
  • Menjelaskan cara salam atau tradisi dengan jelas.
  • Ada satu persamaan dan satu perbedaan yang tepat.
  • Kata baku dan ejaan dipakai dengan benar.

Refleksi

  • Aku bisa menentukan gagasan utama seluruh teks, tidak hanya satu paragraf.
  • Aku bisa membandingkan teks informasi dan cerita yang bertema sama.
  • Negara yang ingin kukenal budayanya adalah … karena …

Lembar cetak (PDF)

Semua bab Bahasa Indonesia Kelas 5 dalam satu PDF, dengan kunci dan pembahasan di halaman terpisah. Perlu masuk dengan akun gratis.

Unduh PDF

Untuk Ayah/Bunda

  • Tujuan bab: anak membaca informasi tentang budaya lain dan membandingkan dua teks. Membandingkan dua teks adalah bentuk soal penalaran yang sering muncul pada TKA dan AKM.
  • Cara mendampingi: setelah membaca dua teks, buat tabel kecil dua kolom, yaitu “sama” dan “beda”. Isi bersama anak.
  • Ceritakan tradisi menyambut tamu di daerah asal keluarga. Hal ini membantu anak menghubungkan bacaan dengan pengalamannya sendiri.
  • Tanda anak perlu bantuan: memilih gagasan utama yang hanya menyebut satu negara (soal 6 pilihan A atau B).
  • Aktivitas 10 menit: tonton video pendek tentang anak dari negara lain, lalu minta anak menyebut satu hal yang sama dan satu hal yang berbeda dengan kehidupannya.

Topik ini termasuk cakupan TKA SD. Rata-rata nasional TKA SD 2026: Matematika 43,41, Bahasa Indonesia 60,14.