Bahasa Indonesia · Kelas 5 · Bab II
Buku Jendela Dunia
12 soal · Dasar 4 · Sedang 5 · HOTS 3
Latihan original Siapin, mengikuti urutan topik buku Kurikulum Merdeka; bukan dari buku paket.
Ingat kembali
- Ulasan buku berisi identitas buku (judul, penulis, penerbit, tahun, tebal), isi singkat, kelebihan, kekurangan, dan saran.
- Fakta adalah informasi yang dapat dibuktikan kebenarannya, misalnya jumlah halaman atau nama tokoh.
- Opini adalah pendapat atau perasaan seseorang. Opini sering memakai kata seperti menurut saya, paling seru, sangat cocok, atau kurang menarik.
- Ringkasan menceritakan ulang bagian awal, tengah, dan akhir cerita dengan singkat, tanpa pendapat pribadi.
- Amanat adalah pesan yang berlaku umum, bukan ringkasan kejadian.
Contoh: Fakta atau opini? “Buku ini berisi 12 cerita rakyat dan sangat cocok dibaca sebelum tidur.”
- Kalimat ini gabungan. “Berisi 12 cerita rakyat” adalah fakta, karena bisa dihitung. “Sangat cocok dibaca sebelum tidur” adalah opini, karena orang lain bisa berpendapat berbeda.
Awas jebakan!
- Kalimat yang mengandung angka belum tentu fakta. Periksa apakah ada kata penilaian seperti “sangat”, “paling”, atau “pasti”.
- Ringkasan yang baik mencakup awal sampai akhir cerita, bukan hanya satu bagian yang paling seru.
Tujuan bab
- Menemukan identitas dan isi buku dalam sebuah ulasan
- Membedakan kalimat fakta dan kalimat opini
- Menyimpulkan perubahan sikap dan perasaan tokoh
- Memilih ringkasan cerita yang lengkap dan tepat
Bacaan bab ini
Ulasan Buku: Rahasia Kapal Pinisi· Ulasan buku (judul, penulis, dan penerbit rekaan)
(1) Rahasia Kapal Pinisi adalah novel anak karya Andi Rahmawati, terbitan Pustaka Pelangi Nusa di Makassar tahun 2024. (2) Buku ini setebal 96 halaman dan dibagi menjadi 10 bab.
(3) Ceritanya tentang Baso, anak dari Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang membantu kakeknya membuat kapal pinisi di tepi pantai. (4) Selama tiga bulan, Baso belajar memilih kayu yang kuat, memasang papan satu per satu, dan merawat alat-alat kakeknya. (5) Suatu hari, alat ukur kesayangan kakek yang terbuat dari kayu hilang, dan Baso harus menemukannya bersama dua sahabatnya, Ical dan Nanda, sebelum kapal diluncurkan ke laut.
(6) Menurut saya, bagian pencarian alat ukur adalah bagian paling seru karena penuh teka-teki. (7) Penulis juga menyelipkan istilah pembuatan kapal, seperti lunas dan tiang layar, lalu menjelaskannya di catatan kaki. (8) Gambar-gambarnya hanya hitam putih sehingga kurang menarik bagi pembaca yang lebih kecil. (9) Meskipun begitu, buku ini sangat cocok untuk anak yang ingin mengenal budaya bahari Indonesia, terutama kehidupan para pembuat kapal. (10) Saya berharap penulis membuat lanjutan kisah Baso saat ikut berlayar mengarungi lautan.
Malam Tanpa Listrik· Cerita fiksi
Di Kota Ternate, malam itu listrik padam sejak pukul tujuh. Rumah Fikri menjadi gelap gulita. Televisi mati, dan baterai ponsel Ayah tinggal sedikit.
“Bosan!” keluh Fikri sambil berbaring di tikar.
Kakaknya, Nur, menyalakan lampu senter. Ia mengeluarkan sebuah buku dari tas. Judulnya Peta Bintang untuk Pemula. Buku itu ia pinjam dari perpustakaan sekolah.
“Ayo ke teras. Kalau listrik padam, bintang justru terlihat lebih jelas,” ajak Nur.
Fikri mengikuti dengan malas sambil menyeret sandalnya. Namun, begitu mendongak, matanya membulat. Langit penuh titik cahaya yang berkelip-kelip. Nur menyorotkan senter ke halaman buku, lalu menunjuk tiga bintang yang berjajar.
“Itu Sabuk Orion. Kata buku ini, para pelaut zaman dulu memakai bintang sebagai penunjuk arah,” jelas Nur. Fikri mengangguk-angguk kagum.
Fikri meminjam buku itu dan membalik halamannya dengan cepat. Ia mencari gambar bintang lain dan mencocokkannya dengan langit.
Ketika listrik menyala satu jam kemudian, Fikri tidak mau masuk ke rumah. “Kak, besok aku ikut ke perpustakaan, ya. Aku mau pinjam buku tentang planet!” katanya.
Latihan bertingkat
Satu soal per layar, tanpa batas waktu, dan pembahasan langsung muncul setelah menjawab. Pemanasan bisa dikerjakan tanpa akun. Latihan dan Tantangan cukup dengan akun gratis.
- DasarPemanasan · 4 soalKonsep inti bab. Gratis, tanpa daftar.
- SedangLatihan · 5 soalSoal cerita sehari-hari.Memeriksa akun…
- HOTSTantangan · 3 soalMenalar dari tabel, gambar, atau beberapa pernyataan.Memeriksa akun…
Soal pemanasan & pembahasan
- 1.Dasar
(Bacaan 1: “Ulasan Buku: Rahasia Kapal Pinisi”)
Baso, tokoh utama novel tersebut, berasal dari …
- A. Ternate, Maluku Utara
- B. Makassar, Sulawesi Selatan
- C. Bulukumba, Sulawesi Selatan
- D. Bitung, Sulawesi Utara
Lihat jawaban & pembahasan
Jawaban yang tepat: “Bulukumba, Sulawesi Selatan”.
- Kalimat (3) menulis, “Baso, anak dari Bulukumba, Sulawesi Selatan.”
- Pilihan B juga berada di Sulawesi Selatan, tetapi tidak disebut di teks.
- 2.Dasar
(Bacaan 1: “Ulasan Buku: Rahasia Kapal Pinisi”)
Berapa jumlah halaman buku Rahasia Kapal Pinisi? (Tulis angkanya saja.)
Lihat jawaban & pembahasan
Jawaban yang tepat: 96 halaman.
- Kalimat (2) menulis, “Buku ini setebal 96 halaman.”
- Hati-hati, angka 10 adalah jumlah bab, bukan jumlah halaman.
- 3.Dasar
(Bacaan 2: “Malam Tanpa Listrik”)
Mengapa Fikri mengeluh bosan?
- A. Listrik padam sehingga televisi mati dan rumah gelap.
- B. Ia tidak suka melihat bintang.
- C. Kakaknya tidak mau menemaninya.
- D. Buku perpustakaan sudah habis dibaca.
Lihat jawaban & pembahasan
Jawaban yang tepat: “Listrik padam sehingga televisi mati dan rumah gelap.”.
- Paragraf pertama menceritakan listrik padam, rumah gelap, dan televisi mati.
- Setelah itu Fikri berkata, “Bosan!”.
- Pilihan lain tidak didukung teks.
- 4.Dasar
(Bacaan 2: “Malam Tanpa Listrik”)
“Namun, begitu mendongak, matanya membulat.” Kalimat ini menunjukkan bahwa Fikri merasa …
- A. takut
- B. mengantuk
- C. kecewa
- D. takjub
Lihat jawaban & pembahasan
Jawaban yang tepat: “takjub”.
- Mata yang membulat saat melihat langit penuh titik cahaya menunjukkan rasa takjub atau kagum.
- Kata “Namun” juga menandakan perubahan, dari malas menjadi tertarik.
Tantangan terbuka
Tulislah ulasan singkat (6–8 kalimat) tentang buku yang terakhir kamu baca. Cantumkan identitas buku, isi singkat, satu kelebihan, satu kekurangan, dan satu saran. Beri tanda F di akhir kalimat fakta dan tanda O di akhir kalimat opini.
Yang dinilai orang tua:
- Identitas buku lengkap: judul, penulis, dan jumlah halaman atau penerbit.
- Isi singkat tidak membocorkan seluruh akhir cerita.
- Ada kelebihan, kekurangan, dan saran.
- Tanda F dan O tepat pada sebagian besar kalimat.
Refleksi
- Aku bisa membedakan kalimat fakta dan opini, termasuk yang mengandung angka.
- Aku bisa memilih ringkasan yang mencakup awal, tengah, dan akhir cerita.
- Buku yang ingin kubaca bulan ini adalah …
Lembar cetak (PDF)
Semua bab Bahasa Indonesia Kelas 5 dalam satu PDF, dengan kunci dan pembahasan di halaman terpisah. Perlu masuk dengan akun gratis.
Untuk Ayah/Bunda
- Tujuan bab: anak membaca ulasan, membedakan fakta dan opini, serta meringkas cerita. Fakta dan opini adalah bagian “evaluasi & apresiasi” pada TKA SD Bahasa Indonesia.
- Cara mendampingi: setelah anak membaca satu cerita, minta ia meringkasnya dalam 3 kalimat: “Awalnya …, lalu …, akhirnya …”.
- Untuk fakta dan opini, ajukan pertanyaan pancingan: “Bisakah kita membuktikannya dengan melihat, menghitung, atau mengecek?” Kalau tidak bisa, kemungkinan itu opini.
- Tanda anak perlu bantuan: menganggap semua kalimat yang berangka sebagai fakta (lihat soal 9 pilihan C).
- Aktivitas 10 menit: baca bersama satu ulasan produk atau sampul belakang buku, lalu warnai kalimat fakta dengan satu warna dan kalimat opini dengan warna lain.
Topik ini termasuk cakupan TKA SD. Rata-rata nasional TKA SD 2026: Matematika 43,41, Bahasa Indonesia 60,14.
- RCTI+ — rata-rata nilai TKA SD/SMP 2026 (data BKPK) (diakses 4 Nov 2026)