siapin
AKM

Mengenal AKM dan ANBK: Latihan Literasi Membaca dan Numerasi Pengganti UN

Tim Siapin8 menit baca

Mengenal AKM dan ANBK menjadi penting sejak wajah evaluasi pendidikan di Indonesia berubah. Ujian Nasional yang dulu menjadi penentu kelulusan sudah dihapus dan diganti oleh Asesmen Nasional sejak 2021. Di dalam Asesmen Nasional inilah terdapat Asesmen Kompetensi Minimum atau AKM, yang dilaksanakan secara daring melalui ANBK alias Asesmen Nasional Berbasis Komputer. Berbeda dari UN yang menguji banyak mata pelajaran, AKM berfokus pada dua kompetensi mendasar: literasi membaca dan numerasi.

Artikel ini membahas mengenal AKM dan ANBK secara menyeluruh: apa bedanya dengan UN yang sudah tiada, apa itu literasi membaca dan numerasi, mengapa keduanya penting, serta bagaimana cara berlatih agar terbiasa dengan model soal yang menekankan penalaran. Pemahaman ini berguna bukan hanya untuk menghadapi ANBK, tetapi juga sebagai fondasi keterampilan berpikir yang dibutuhkan dalam ujian-ujian masuk perguruan tinggi nanti.

Dari UN ke Asesmen Nasional: Apa yang Berubah

Inti mengenal AKM dan ANBK adalah memahami bahwa fungsinya berbeda jauh dari Ujian Nasional. UN sudah resmi dihapus dan tidak lagi menjadi penentu kelulusan; penggantinya, Asesmen Nasional, tidak menilai individu siswa untuk kelulusan melainkan memotret mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan. Maka, hasil ANBK digunakan untuk perbaikan kualitas sekolah, bukan untuk menghakimi atau meluluskan siswa secara perorangan seperti UN dulu.

Perubahan ini juga menggeser apa yang diuji. Jika UN menekankan penguasaan banyak mata pelajaran, Asesmen Nasional lewat AKM menekankan dua kompetensi lintas mata pelajaran yang dianggap mendasar untuk hidup dan belajar. Pergeseran dari hafalan menuju penalaran inilah ciri utama yang membedakan model baru dari model lama.

Apa Itu Literasi Membaca dalam AKM

Salah satu pilar dalam mengenal AKM dan ANBK adalah literasi membaca, yaitu kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan beragam jenis teks. Literasi membaca dalam AKM jauh lebih dari sekadar bisa membaca kata; ia menuntutmu menangkap gagasan utama, menafsirkan maksud tersirat, membandingkan informasi antar bagian teks, dan menilai kredibilitas suatu sumber. Teks yang disajikan pun beragam, dari teks fiksi hingga teks informasi.

Untuk menguatkan literasi membaca, biasakan membaca berbagai jenis bacaan setiap hari dan melatih diri menjawab pertanyaan tentang isi serta maksudnya. Latih kemampuan membedakan fakta dari opini, menyimpulkan informasi yang tidak tertulis langsung, dan mengaitkan isi teks dengan situasi nyata. Keterampilan ini bukan hanya kunci ANBK, melainkan juga modal besar untuk literasi pada UTBK SNBT di kemudian hari.

Apa Itu Numerasi dalam AKM

Pilar kedua dalam mengenal AKM dan ANBK adalah numerasi, yaitu kemampuan menggunakan konsep dan keterampilan matematika untuk menyelesaikan masalah dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. Numerasi berbeda dari sekadar berhitung cepat; fokusnya adalah bagaimana kamu menerapkan bilangan, pengukuran, data, dan pola untuk mengambil keputusan atau menjawab persoalan nyata, misalnya membaca grafik, menafsirkan tabel, atau menghitung perbandingan.

Berikut beberapa kemampuan inti yang diuji dalam numerasi AKM:

  • Memahami dan menggunakan bilangan dalam konteks nyata, seperti menghitung biaya, diskon, atau perbandingan.
  • Membaca dan menafsirkan data yang disajikan dalam tabel, diagram, dan grafik.
  • Mengenali pola serta hubungan antar besaran untuk memprediksi atau menyimpulkan.
  • Menerapkan konsep geometri dan pengukuran sederhana pada situasi sehari-hari.

Cara Berlatih agar Terbiasa dengan Soal Penalaran

Karena AKM menekankan penalaran ketimbang hafalan, cara berlatihnya pun berbeda dari belajar UN gaya lama. Mengenal AKM dan ANBK berarti membiasakan diri dengan soal berbasis konteks: bacaan panjang yang diikuti pertanyaan pemahaman, atau data nyata yang harus ditafsirkan. Latih dirimu membaca soal dengan teliti, menangkap informasi penting, lalu menentukan langkah penyelesaian yang tepat, bukan asal mencocokkan rumus.

Latihan rutin dengan soal serupa akan membangun kebiasaan berpikir yang dibutuhkan, sekaligus mengurangi rasa asing saat menghadapi format ANBK. Setiap selesai berlatih, telaah jawaban yang salah dan pahami mengapa keliru, apakah karena salah menafsirkan teks atau salah menerapkan konsep. Kebiasaan merefleksikan kesalahan inilah yang membuat kemampuan literasi dan numerasimu tumbuh secara nyata dari waktu ke waktu.

Mulai Latihan di Siapin

Kemampuan literasi membaca dan numerasi tumbuh paling cepat lewat latihan yang terukur dan disertai pembahasan. Jika kamu ingin terbiasa dengan model soal AKM dan sekaligus menyiapkan fondasi untuk ujian masuk perguruan tinggi, kerjakan latihan literasi dan numerasi di Siapin lewat /ujian/utbk-snbt, lalu telaah pembahasan tiap soal untuk memahami pola berpikir yang benar. Analitik kelemahan akan menunjukkan bagian mana yang masih perlu kamu perkuat.

Kamu bisa mencoba lebih dulu tanpa biaya lewat /coba-gratis untuk merasakan tipe soal berbasis penalaran. Mulai dari latihan diagnostik hari ini, biasakan dirimu membaca beragam teks dan menafsirkan data, lalu biarkan kebiasaan ini menumbuhkan keterampilan literasi serta numerasi yang akan berguna jauh melampaui ANBK.

Uji strategimu di try out AKM / ANBK full-length

6 try out · 480 soal · 1 kelas · 1 flipbook. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.

Paket Lengkap AKM / ANBK Rp368.000Rp99.000 · bayar sekali, akses 1 tahun

Lihat paket try out
Tim Siapin

Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.

Artikel terkait