Jenis-Jenis Psikotes: Pauli, Kraepelin, Wartegg, DISC, EPPS dan Tips Menghadapinya
Psikotes adalah salah satu tahap yang paling membuat penasaran dalam seleksi kerja karena bentuknya beragam dan tidak selalu jelas apa yang diukur. Memahami jenis-jenis psikotes membantumu menghadapinya dengan lebih tenang, sebab kamu tahu apa tujuan tiap tes dan bagaimana sebaiknya bersikap. Secara umum, psikotes terbagi menjadi tes kemampuan, tes ketahanan dan ketelitian, serta tes kepribadian.
Artikel ini mengupas jenis-jenis psikotes yang paling sering muncul dalam rekrutmen, yaitu Pauli, Kraepelin, Wartegg, DISC, dan EPPS, beserta tips praktis menghadapinya. Tujuannya bukan mengakali tes, melainkan memahami logikanya agar kamu tampil sesuai kemampuan dan kepribadian aslimu tanpa gugup berlebihan.
Pauli dan Kraepelin: Tes Ketahanan dan Konsistensi
Tes Pauli dan Kraepelin sama-sama meminta peserta menjumlahkan deret angka secara terus-menerus dalam waktu tertentu. Pada Kraepelin, kamu menjumlahkan dua angka yang berdekatan dari bawah ke atas pada kolom-kolom angka, sementara Pauli umumnya dari atas ke bawah dengan durasi lebih panjang. Yang diukur bukan sekadar kecepatan berhitung, melainkan ketahanan kerja, konsentrasi, dan konsistensi performa di bawah tekanan.
Penilai melihat grafik hasil kerjamu dari waktu ke waktu. Performa yang stabil lebih dihargai daripada cepat di awal lalu anjlok. Tips menghadapinya: jaga ritme yang konsisten dari awal sampai akhir, jangan memaksakan kecepatan ekstrem di menit pertama, dan latih ketelitian agar tidak banyak salah hitung. Cukup tidur sebelum tes juga penting karena ini menguji stamina mental.
Wartegg: Menggambar yang Mengungkap Kepribadian
Tes Wartegg meminta peserta melengkapi delapan kotak yang masing-masing berisi tanda atau stimulus kecil, lalu menggambar sesuatu yang berkaitan dengan stimulus tersebut. Tes ini termasuk tes proyektif yang berusaha menggali aspek kepribadian seperti imajinasi, emosi, dinamika, dan cara berpikir, dari gambar yang kamu buat.
Tidak ada gambar yang benar atau salah secara mutlak, tetapi ada beberapa hal yang umumnya diperhatikan. Berikut tips menghadapi tes Wartegg:
- Gambarlah sesuai stimulus pada tiap kotak, misalnya titik di tengah sering dikembangkan menjadi objek yang bulat, dan garis melengkung menjadi objek hidup.
- Variasikan jenis objek antara benda mati, makhluk hidup, dan benda bergerak agar tampak seimbang.
- Buat gambar yang rapi dan dapat dikenali, bukan asal coret, karena kejelasan mencerminkan ketertiban berpikir.
- Beri penomoran urutan menggambar jika diminta, karena urutan dapat menunjukkan cara kamu memprioritaskan.
DISC dan EPPS: Memetakan Gaya dan Kebutuhan
DISC memetakan gaya perilaku ke dalam empat dimensi, yaitu Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance. Tes ini biasanya berupa pernyataan yang harus kamu pilih mana yang paling dan paling tidak menggambarkan dirimu. Hasilnya membantu perekrut memahami gaya kerjamu, misalnya cenderung tegas dan berorientasi hasil, atau lebih kooperatif dan teliti.
EPPS atau Edwards Personal Preference Schedule mengukur kebutuhan psikologis dominan seseorang lewat banyak pasangan pernyataan yang harus dipilih salah satu. Tes ini menggali kecenderungan seperti kebutuhan berprestasi, keteraturan, atau dukungan sosial. Tips menghadapi keduanya: jawab dengan jujur dan konsisten, jangan mencoba menebak jawaban ideal, karena pola jawaban yang dibuat-buat justru mudah terdeteksi tidak konsisten.
Prinsip Umum Menghadapi Semua Psikotes
Apa pun jenis psikotesnya, ada prinsip yang berlaku universal. Pertama, datang dalam kondisi fisik dan mental yang prima, karena banyak tes menguji ketahanan dan fokus. Kedua, baca instruksi dengan teliti agar tidak salah mengerjakan format soal. Ketiga, untuk tes kepribadian, jawab sesuai diri sendiri sebab tujuan tes adalah mencocokkan, bukan menjebak.
Latihan tetap membantu, terutama untuk tes kemampuan dan ketelitian seperti Pauli dan Kraepelin, agar kamu terbiasa dengan tekanan waktu dan ritme. Untuk tes proyektif dan kepribadian, latihan lebih berupa pengenalan format dan refleksi diri sehingga kamu tampil tenang dan apa adanya.
Latih Kesiapan Psikotesmu
Cara terbaik mengusir gugup adalah membiasakan diri dengan format soal sebelum hari tes. Kerjakan latihan psikotes di Siapin yang mencakup berbagai tipe, dari hitungan cepat hingga simulasi tes kepribadian, lalu pelajari pola dan pembahasannya.
Dengan terbiasa, kamu bisa fokus menampilkan kemampuan dan kepribadian terbaikmu tanpa terkejut oleh bentuk soal. Mulai dari satu sesi latihan hari ini sebagai pemanasan menuju psikotes seleksi yang sesungguhnya.
Uji strategimu di try out Psikotes Kerja full-length
6 try out · 636 soal · 1 kelas · 1 flipbook. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.
Paket Lengkap Psikotes Kerja Rp349.000Rp99.000 · bayar sekali, akses 1 tahun
Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.