IELTS, TOEFL iBT, atau PTE untuk Beasiswa Luar Negeri: Mana yang Paling Pas untuk LPDP?
Untuk beasiswa LPDP luar negeri, IELTS, TOEFL iBT, dan PTE Academic sama-sama diterima, jadi pilihan terbaik adalah tes yang paling cocok dengan gaya belajarmu dan diterima kampus tujuan. Ambang S2 luar negeri pada ketentuan Tahap II 2026 adalah IELTS 6,5, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58. Jika kamu butuh hasil cepat, PTE unggul; jika kampus tujuanmu di Inggris atau Australia, IELTS paling aman diterima; jika kamu nyaman dengan format akademik penuh di komputer, TOEFL iBT layak dipertimbangkan.
Ketiga tes ini setara di mata LPDP, tetapi tidak setara dalam pengalaman mengerjakannya. Artikel ini membandingkan hal-hal yang benar-benar memengaruhi keputusan: penerimaan kampus, format, kecepatan hasil, cara penilaian, dan opsi bila skor belum mencapai target.
Berapa skor IELTS, TOEFL iBT, dan PTE yang diminta LPDP?
Berdasarkan ketentuan LPDP Tahap II 2026 yang dirangkum laman informasi ITERA, ambang untuk pelamar umum tujuan luar negeri adalah sebagai berikut. Ketentuan 2027 belum terbit per Oktober 2026, jadi angka ini dipakai sebagai acuan perencanaan.
- S2 luar negeri: IELTS 6,5, TOEFL iBT 80, atau PTE Academic 58.
- S3 luar negeri: IELTS 7,0, TOEFL iBT 94, atau PTE Academic 65.
- Duolingo English Test juga diterima untuk tujuan luar negeri sejak Tahap II 2026, dengan ambang 120 untuk S2 dan 130 untuk S3.
- TOEFL ITP tidak dipakai untuk tujuan luar negeri.
Tes mana yang paling luas diterima kampus luar negeri?
LPDP hanya satu lapis syarat. Lapis kedua adalah kampus tujuan, dan di sinilah perbedaan muncul. IELTS dan TOEFL iBT adalah dua tes yang paling lama dikenal dan paling banyak tercantum di halaman syarat masuk universitas. PTE Academic juga makin luas diterima, terutama di Inggris, Australia, dan Selandia Baru, tetapi tidak semua program mencantumkannya.
Karena itu, langkah pertama sebelum memilih tes bukan membandingkan tingkat kesulitan, melainkan membuka halaman syarat bahasa dari dua atau tiga program incaranmu. Jika semua program menerima ketiga tes, barulah kamu bebas memilih berdasarkan kenyamanan.
Apa beda format IELTS, TOEFL iBT, dan PTE?
Ketiganya menguji empat keterampilan, tetapi cara mengujinya berbeda. Perbedaan ini sering lebih menentukan skor daripada kemampuan bahasa itu sendiri.
- IELTS Academic: skala band 0 sampai 9. Speaking dilakukan sebagai percakapan tatap muka dengan penguji, cocok bagi yang lebih lancar berbicara dengan manusia daripada ke mikrofon.
- TOEFL iBT: sejak 21 Januari 2026, menurut ETS, skor dilaporkan dalam skala baru 1 sampai 6 dengan kenaikan setengah poin, disertai skor pembanding 0 sampai 120 selama masa transisi dua tahun. Semua bagian dikerjakan di komputer.
- PTE Academic: skala 10 sampai 90. Menurut laman resmi Pearson, tes berlangsung sekitar dua jam di pusat tes resmi, tidak bisa dikerjakan dari rumah, dan dinilai dengan sistem otomatis. Speaking dan Writing digabung di bagian pertama.
Tes mana yang hasilnya paling cepat keluar?
Jika tenggat pendaftaran sudah dekat, kecepatan hasil bisa jadi penentu. Menurut Pearson, sebagian besar peserta PTE Academic menerima hasil dalam dua hari kerja, meski ada yang hingga lima hari kerja. Untuk IELTS dan TOEFL iBT, waktu rilis hasil bergantung pada format dan penyelenggara, jadi cek estimasi resminya saat memesan jadwal.
Jangan menjadikan kecepatan sebagai satu-satunya alasan. Tes yang hasilnya cepat tidak membantu jika formatnya tidak cocok denganmu dan skornya meleset dari target.
Bagaimana jika skor satu komponen kurang?
Ini skenario yang sangat umum: skor total sudah cukup, tetapi satu komponen, biasanya Writing atau Speaking, di bawah syarat kampus. IELTS menyediakan IELTS One Skill Retake untuk peserta IELTS on computer di pusat tes yang memenuhi syarat. Menurut laman IDP, pengulangan satu keterampilan ini harus diambil dalam 60 hari sejak tanggal tes awal. Ketersediaannya berbeda di tiap pusat tes, jadi tanyakan langsung ke penyelenggara di kotamu, dan pastikan juga kampus tujuan menerima hasil One Skill Retake.
Untuk tes lain, jika satu komponen kurang, umumnya kamu harus mengulang tes secara utuh. Pertimbangkan hal ini sejak awal jika kamu tahu salah satu keterampilanmu jauh tertinggal.
Bagaimana cara memilih dengan cepat?
Gunakan urutan pertanyaan berikut untuk mempersempit pilihan dalam satu sore.
- Apakah semua kampus incaranmu menerima tes ini? Jika tidak, coret.
- Kamu lebih nyaman berbicara ke penguji atau ke mikrofon? Pilih IELTS jika yang pertama.
- Apakah tenggatmu kurang dari sebulan? PTE memberi hasil paling cepat.
- Komponen mana yang paling lemah? Kerjakan simulasi tiap tes dan lihat mana yang skornya paling stabil.
- Apakah kamu butuh skor per komponen yang tinggi? Periksa opsi mengulang yang tersedia.
Bagaimana menguji kecocokan sebelum membayar tes resmi?
Cara paling jujur adalah mencoba formatnya. Kerjakan satu simulasi IELTS dan satu simulasi PTE atau TOEFL dalam minggu yang sama, lalu bandingkan skor dan rasa lelahnya. Di Siapin tersedia try out IELTS, TOEFL, dan PTE dengan audio serta pembahasan, ditambah penilaian AI untuk Writing dan Speaking IELTS, sehingga kamu bisa melihat format mana yang paling bersahabat. Ingat, skor latihan adalah estimasi, bukan skor resmi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering muncul seputar topik ini.
Apakah PTE lebih mudah daripada IELTS?
Tidak ada tes yang otomatis lebih mudah. PTE cocok bagi yang nyaman dengan format komputer dan penilaian otomatis, sedangkan IELTS cocok bagi yang lebih lancar bercakap dengan penguji.
Apakah Duolingo English Test bisa dipakai untuk LPDP luar negeri?
Sejak Tahap II 2026, Duolingo English Test diterima untuk tujuan luar negeri dengan ambang 120 untuk S2 dan 130 untuk S3. Pastikan kampus tujuan juga menerimanya.
Bagaimana membaca skor TOEFL iBT skala baru terhadap syarat 80?
Selama masa transisi dua tahun, laporan skor TOEFL iBT memuat skor pembanding 0 sampai 120. Gunakan angka itu untuk dicocokkan dengan ambang LPDP, dan konfirmasi ke LPDP bila ragu.
Uji strategimu di try out IELTS full-length
6 try out · 480 soal · 1 kelas · 1 flipbook. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.
Paket Lengkap IELTS Rp493.000Rp149.000 · bayar sekali, akses 1 tahun
Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.