siapin
UKMPPD

Contoh Soal UKMPPD Kegawatdaruratan dan Kasus Tersering beserta Pembahasan

Tim Siapin6 menit baca

Contoh soal UKMPPD di bawah ini berbentuk vignette klinis tentang kasus kegawatdaruratan dan penyakit yang sering ditemui dokter umum: anafilaksis, hipoglikemia, sindrom koroner akut, preeklampsia, dan tuberkulosis paru. Setiap soal dilengkapi kunci dan pembahasan mengapa opsi lain kurang tepat. Semua soal ditulis original untuk latihan, bukan soal asli ujian.

Topik kegawatdaruratan layak diulang menjelang CBT, termasuk CBT Periode IV yang dijadwalkan 15 November 2026, karena soalnya menuntut keputusan cepat dan sering memuat pengecoh berupa terapi yang benar tetapi bukan prioritas pertama. Pembahasan mengacu pada pedoman yang umum dipakai di Indonesia; untuk praktik klinis, selalu rujuk pedoman nasional terbaru.

Soal 1: reaksi setelah injeksi antibiotik

Seorang perempuan berusia 28 tahun mendapat injeksi antibiotik intravena di IGD. Sepuluh menit kemudian ia mengeluh sesak, muncul biduran di seluruh tubuh, dan bibirnya membengkak. Tekanan darah 80/50 mmHg, nadi 124 kali per menit, dan terdengar mengi di kedua lapang paru. Tindakan farmakologis pertama yang paling tepat adalah: (A) difenhidramin intravena, (B) deksametason intravena, (C) epinefrin 1 mg/mL dosis 0,5 mg intramuskular di paha anterolateral, (D) epinefrin 1 mg/mL dosis 0,5 mg bolus intravena tanpa pengenceran, (E) nebulisasi salbutamol.

Kunci: C. Ini anafilaksis dengan gangguan sirkulasi dan pernapasan. Epinefrin intramuskular di paha anterolateral adalah terapi lini pertama, dengan dosis 0,01 mg/kg hingga maksimal 0,5 mg pada dewasa, dan dapat diulang bila belum membaik. Antihistamin dan kortikosteroid hanya terapi tambahan dan tidak mengatasi syok. Bolus intravena epinefrin konsentrasi 1 mg/mL tanpa pengenceran berisiko aritmia berat. Salbutamol membantu bronkospasme, tetapi bukan pengganti epinefrin. Hentikan pemberian obat pemicu, beri oksigen, dan berikan cairan intravena sesuai kebutuhan.

Soal 2: pasien diabetes sulit dibangunkan

Seorang laki-laki berusia 67 tahun dengan diabetes melitus tipe 2 rutin minum glibenklamid. Sejak kemarin ia diare dan hampir tidak makan. Pagi ini keluarga menemukannya berkeringat dingin dan sulit dibangunkan. Ia hanya membuka mata terhadap nyeri dan bicaranya kacau. Gula darah sewaktu 38 mg/dL. Tindakan awal yang paling tepat adalah: (A) memberikan teh manis per oral, (B) bolus dekstrosa 40% intravena, (C) insulin kerja cepat subkutan, (D) infus NaCl 0,9% saja, (E) CT scan kepala sebelum terapi.

Kunci: B. Pasien mengalami hipoglikemia berat dengan penurunan kesadaran. Pada pasien yang tidak sadar, glukosa diberikan intravena, misalnya bolus dekstrosa 40% sesuai pedoman PERKENI, lalu dilanjutkan infus dekstrosa dan pemantauan gula darah berkala. Asupan oral berisiko aspirasi pada pasien dengan kesadaran menurun. Insulin justru memperberat kondisi. NaCl saja tidak mengoreksi gula darah, dan menunda terapi demi pencitraan membahayakan otak. Karena glibenklamid adalah sulfonilurea kerja panjang, hipoglikemia bisa berulang sehingga observasi perlu lebih lama.

Soal 3: nyeri dada khas dengan perubahan EKG

Seorang laki-laki berusia 55 tahun, perokok, datang dengan nyeri dada kiri seperti ditindih benda berat sejak satu jam lalu, menjalar ke lengan kiri, disertai keringat dingin. EKG menunjukkan elevasi segmen ST di sadapan V1 sampai V4. Diagnosis yang paling mungkin adalah: (A) angina pektoris stabil, (B) infark miokard tanpa elevasi ST, (C) infark miokard akut dengan elevasi ST dinding anterior, (D) infark miokard akut dengan elevasi ST dinding inferior, (E) perikarditis akut.

Kunci: C. Nyeri dada tipikal saat istirahat yang berlangsung lama disertai elevasi ST di sadapan prekordial V1–V4 menunjukkan STEMI dinding anterior. Angina stabil dipicu aktivitas dan membaik dengan istirahat. NSTEMI tidak disertai elevasi ST persisten. STEMI inferior tampak di sadapan II, III, dan aVF. Perikarditis biasanya memberi elevasi ST yang difus di banyak sadapan, sering disertai depresi segmen PR dan nyeri yang berubah dengan posisi. Di layanan primer, langkah berikutnya mencakup antiplatelet dosis muatan sesuai pedoman PERKI dan rujukan segera untuk terapi reperfusi.

Soal 4: ibu hamil dengan nyeri kepala hebat

Seorang perempuan berusia 30 tahun, hamil kedua dengan usia kehamilan 35 minggu, datang dengan nyeri kepala hebat dan pandangan kabur. Tekanan darah 170/112 mmHg pada dua kali pengukuran, dan proteinuria +3. Obat yang paling tepat untuk mencegah kejang adalah: (A) diazepam, (B) fenitoin, (C) magnesium sulfat, (D) nifedipin, (E) furosemid.

Kunci: C. Pasien mengalami preeklampsia dengan gejala berat. Magnesium sulfat adalah obat pilihan untuk mencegah dan mengatasi kejang eklampsia, diberikan dengan dosis awal lalu dosis rumatan sesuai pedoman nasional. Selama pemberian, pantau refleks patela, laju napas, dan produksi urine; antidotnya kalsium glukonas. Diazepam dan fenitoin kurang efektif dibanding magnesium sulfat untuk indikasi ini. Nifedipin dipakai untuk menurunkan tekanan darah, bukan untuk mencegah kejang. Furosemid tidak diindikasikan secara rutin.

Soal 5: batuk lama dan berat badan turun

Seorang laki-laki berusia 40 tahun mengeluh batuk berdahak selama tiga minggu, demam ringan pada malam hari, keringat malam, dan berat badan turun sekitar 5 kg dalam dua bulan. Pemeriksaan penunjang pilihan untuk menegakkan diagnosis adalah: (A) foto toraks saja, (B) tes cepat molekuler dari sampel dahak, (C) kultur dahak saja, (D) uji tuberkulin, (E) interferon-gamma release assay.

Kunci: B. Gejala mengarah ke tuberkulosis paru. Dalam pedoman nasional, tes cepat molekuler dari dahak menjadi pemeriksaan utama karena dapat mendeteksi Mycobacterium tuberculosis sekaligus resistansi rifampisin. Foto toraks bersifat penunjang dan tidak spesifik. Kultur adalah baku emas tetapi lama sehingga tidak dipakai sebagai satu-satunya pemeriksaan awal. Uji tuberkulin dan IGRA menunjukkan infeksi, bukan membedakan penyakit aktif pada dewasa. Jika hasilnya sensitif rifampisin pada kasus baru, paduan pengobatannya adalah 2RHZE/4RH.

Pola apa yang bisa dipetik dari kelima soal ini?

Saat mengulang, tulis satu kalimat ringkasan untuk setiap soal berisi kata kunci dan keputusan yang tepat. Kumpulan kalimat seperti ini menjadi bahan ulangan yang efisien di minggu terakhir.

  • Tanda vital tidak stabil menggeser prioritas ke tindakan penyelamatan, seperti pada soal anafilaksis dan hipoglikemia.
  • Pengecoh sering berupa terapi yang benar tetapi bukan yang pertama atau bukan untuk tujuan yang ditanyakan, seperti nifedipin pada soal preeklampsia.
  • Lokasi sadapan EKG dan jenis pemeriksaan penunjang adalah detail kecil yang menentukan jawaban.
  • Pertimbangkan obat yang sedang diminum pasien karena bisa mengubah perjalanan penyakit, seperti sulfonilurea.

Latihan lebih lanjut

Jika ingin berlatih dengan lebih banyak vignette sejenis, try out UKMPPD di Siapin menyediakan soal original yang dikelompokkan per sistem dengan pembahasan tiap opsi. Kerjakan dengan waktu berjalan, lalu bahas soal yang salah dan ragu.

Apakah soal kegawatdaruratan banyak keluar di UKMPPD?

Kegawatdaruratan termasuk kompetensi inti dokter umum dalam SKDI, sehingga wajar menjadi prioritas belajar. Proporsi resminya ditetapkan panitia, jadi hindari angka tanpa sumber yang beredar di media sosial.

Apakah contoh soal ini sama dengan soal asli UKMPPD?

Tidak. Semua soal di artikel ini ditulis original untuk latihan dan tidak diambil dari ujian. Tujuannya melatih pola berpikir, bukan menebak soal yang akan keluar.

Pedoman apa yang sebaiknya dipakai untuk belajar tata laksana?

Gunakan pedoman nasional pelayanan kedokteran dan pedoman perhimpunan profesi yang berlaku, serta SKDI untuk menentukan kedalaman kompetensi. Pastikan versinya terbaru karena beberapa rekomendasi diperbarui berkala.

Uji strategimu di try out UKMPPD full-length

11 try out · 1.650 soal · 1 kelas · 1 flipbook. Timer seperti ujian asli, pembahasan tiap soal, dan posisimu dibanding peserta lain.

Paket Lengkap UKMPPD Rp1.298.000Rp449.000 · bayar sekali, akses 1 tahun

Lihat paket try out
Tim Siapin

Tim penyusun materi dan bank soal Siapin. Menulis panduan persiapan ujian berdasarkan kisi-kisi resmi dan data latihan peserta.

Artikel terkait